Blog Sedang Perbaikan

Blog Sedang Perbaikan

AD (728x90)

Monday, 30 April 2012

Pasar Persaingan Monopolistik [Monopolistis]

Pada dasarnya adalah pasar yang berada di antara dua jenis pasar yang
extreme atau dapat didefinisikan : Persaingan monopolistis terdapat bila dalam suatu pasar ada banyak produsen, tetapi ada unsur-unsur deferensiasi produk (perbedaan merek, bungkus, dsb) diantara produk-produk yang dihasilkan oleh masing-masing produsen.

Pasar Monopolistik adalah salah satu bentuk pasar di mana terdapat banyak produsen yang menghasilkan barang serupa tetapi memiliki perbedaan dalam beberapa aspek. Penjual pada pasar monopolistik tidak terbatas, namun setiap produk yang dihasilkan pasti memiliki karakter tersendiri yang membedakannya dengan produk lainnya. Contohnya adalah : shampoo, pasta gigi, dll. Meskipun fungsi semua shampoo sama yakni untuk membersihkan rambut, tetapi setiap produk yang dihasilkan produsen yang berbeda memiliki ciri khusus, misalnya perbedaan aroma, perbedaan warna, kemasan, dan lain-lain

Pada pasar monopolistik, produsen memiliki kemampuan untuk memengaruhi harga walaupun pengaruhnya tidak sebesar produsen dari pasar monopoli atau oligopoli. Kemampuan ini berasal dari sifat barang yang dihasilkan. Karena perbedaan dan ciri khas dari suatu barang, konsumen tidak akan mudah berpindah ke merek lain, dan tetap memilih merek tersebut walau produsen menaikkan harga. Misalnya, pasar sepeda motor di Indonesia. Produk sepeda motor memang cenderung bersifat homogen, tetapi masing-masing memiliki ciri khusus sendiri. Sebut saja sepeda motor Honda, di mana ciri khususnya adalah irit bahan bakar. Sedangkan Yamaha memiliki keunggulan pada mesin yang stabil dan jarang rusak. Akibatnya tiap-tiap merek mempunyai pelanggan setia masing-masing.

Pada pasar persaingan monopolistik, harga bukanlah faktor yang bisa mendongkrak penjualan. Bagaimana kemampuan perusahaan menciptakan citra yang baik di dalam benak masyarakat, sehingga membuat mereka mau membeli produk tersebut meskipun dengan harga mahal akan sangat berpengaruh terhadap penjualan perusahaan. Oleh karenanya, perusahaan yang berada dalam pasar monopolistik harus aktif mempromosikan produk sekaligus menjaga citra perusahaannya.

CIRI-CIRI PASAR MONOPOLISTIS
a. Terdapat banyak perusahaan di dalam pasar maka pasar persaingan monopolistis
mempunyai ukuran yang relatif sama, keadaan ini menyebabkan produksi sesuatu
perusahaan adalah sedikit kalau dibandingkan dengan keseluruhan produksi
perusahaan-perusahaan dalam pasar tersebut.
b. Barang produksinya bersifat berbeda corak
Produksi perusahaan-perusahaan dalam pasar persaingan monopolis berbeda
coraknya, sehingga secara fisik mudah dibedakan di antara produksi sesuatu
perusahaan dengan produksi perusahaan lainnya. Perbedaan di sini antara lain
bentuk fisik barang, pembungkusannya, bentuk jasa perusahaan setelah penjualan
dan perbedaan dalam cara membayar barang yang dibeli.
c. Perusahaan mempunyai sedikit kekuatan dalam menentukan dan mempengaruhi
harga.
Perusahaan dalam pasar persaingan monopolistis dapat mempengaruhi harga, dan
ini bersumber dari sifat produksi yang dihasilkannya, yaitu yang bersifat berbeda
corak. Perbedaan ini menyebabkan para pembeli bersifat memilih, yaitu lebih
menyukai produksi sesuatu perusahaan menaikkan harga barangnya, ia masih
dapat menarik pembeli walaupun jumlah pembelinya tidak sebanyak seperti
sebelum kenaikan harga.
d. Pemasukan kedalam industri relatif mudah.
Perusahaan yang akan masuk dan menjalankan usaha di dalam pasar persaingan
monopolistis tidak akan banyak mengalami kesukaran, hambatan yang dihadapi
tidaklah seberat seperti di dalam oligopoli dan monopoli.

Keseimbangan Monopolistis
 Kurve permintaan menurun
 Posisi keseimbangan bila MR = MC
 Karena bebas memperoleh keuntungan, maka dalam jangka panjang kurve
permintaaqn D bersinggung dengan kurve Average Cost (AC).
 Equilibrium perusahaan dalam jangka pendek dengan keuntungan
lebih (excess profit)
 Equilibrium dalam jangka panjang. Karena masuknya perusahaan-perusahaan baru : (a) Kurve permintaan perusahaan menurun dari
D ke D' dan (b) Kurve AC dan MC menaik ke AC' dan MC'

Monopolisitis dan Kesejahteraan Masyarakat
1. Ketidak efisienan produksi karena produsen tidak beroperasi pada AC minimum.
Yang berarti pemborosan sumber ekonomi masyarakat.
2. Konsumen membayar harga produk > MC untuk menghasilkan produk tersebut;
sebaliknya input dibayar MC
Cara mengatasi efek negatif tersebut al:
1) Mengurangi jumlah produsen sehingga kurve permintaan bergeser ke atas
dari D ke D', yaitu pada posisi kurve permintaan tersebut memotong AC pada
titik minimumnya.
2) Memerintahkan produsen beerproduksi Q* pada saat MC = AC = D' = P
Alternatif pemecahan :
1) Melalui peraturan pemerintah
2) Memberi subsidi.

Dalam pasar ini akan banyak sekali perusahaan yang akan mengalokasikan dananya untuk kegiatan promosi, terutama dalam periklanan. Namun, sayang terkadang perusahaan hanya menghamburkan dananya dalam membombardir kegiatan promosinya melalui berbagai macam media yang digunakan dalam periklanan tanpa mengukur efektifitas iklan.

Cara Mengevaluasi Kinerja Iklan dengan Menggunakan Metode ADPLAN

Written by

We are Creative Blogger Theme Wavers which provides user friendly, effective and easy to use themes. Each support has free and providing HD support screen casting.

0 comments:

Post a Comment

 

© 2013 FlatMag. All rights resevered. Share on Blogger Template Free Download