Pertamini Bukan Adik Pertamina

By | 00:13 2 comments
sumbarberita.com
Di di Sumatera Barat pelosok banyak banyak sekali usaha-usaha pompa bensin yang mirip dengan pompa bensin resmi pertamina, hanya saja mereka berpenampilan lebih kecil, oleh karena itu usaha ini dinamakan Pertamini.


Usaha Pertamini yang berpenampilan selangkah lebih canggih dari para pengusaha bensin eceran yang ada di Jakarta, Sudah di kenal di daerah pelosok Sumatera Barat, terutama daerah-daerah yang tidak terjangkau oleh pompa bensin resmi Pertamina.

Pertamini Saat ini dikenal luas oleh masyrakat Indonesia setelah terjadinya ledakan besar yang terjadi pada salah satu pompa bensin Pertamini yang ada di Ludai, Padang Data, Nagari Pagaruyuang, Kabupaten Tana Datar, Sumatera Barat milik Mang Kuto.

Setelah dikenal luas, pastinya masyarakat yang berotak bisnis, malah nantinya akan membauat Pertamini-Pertamini baru, tidak hanya di daerah sumatra, melainkan mungkina akan lahir pertamini baru di daerah indonesia lainnya. Jika pemerintah tidak secara tegas melakukan tindakan untuk penertiban ini.

Pertamini Memang bukan Adik Pertamia, Namun tampilan branding yang di buat oleh para pengusaha pertamini, seolah pertamini merupakan cabang pertamina untuk jangkauan daerah-daerah terpencil. Kebanyakan masyarat memang merasa terbantu dengan hadirnya pertamini maupun penjual bensin  eceran yang hadir di tengah masyarakat. karena mereka tidak usah mengantri atau jauh-jauh pergi ke pertamina.

Namun, disatu sisi masyarakat juga cemas dengan keamanan dari aktivitas para pedagang eceran yang tidak menyediakan peralatan pencegahan kebakaran yang mumpuni, bahkan ada usaha bensin eceran yang menempel dengan warung rokok dan bengkel, padahal disana sering sekali terjadi percikan api, dari para perokok atau dari pengapian motor.

Mudah-mudahan kedepannya nanti pemerintah, LSM, kalangan akademisi, pengusaha, dan sebagainya  memiliki solusi yang baik untuk mengatasi fenomena yang terjadi di masyarakat ini. Di satu sisi berjualan bensin eceran memang menguntungkan penjual dan memudahkan masyarakat, namu di satu sisi juga dapat mencemaskan masyarakat.

Dulu bapak saya juga sempat berjualan bensin eceran dirumah, dan pernah kejadian motor orang entah kenapa setelah diisi bensin mengeluarkan api, tapi saat ini bapakku sudah tidak berjualan bensin eceran lagi karena tuntutan dari personil keluarga kami..hehe.

Oh iya, yang patut diperhatikan juga, jualan bensin eceran ini berarti berjualan bensin bersubsidi juga lho, dan melanggar undang-undang. Namun yang patut diperhatikan pemerintah juga, menurut saya penjual bensin eceran ini malah berjualan ke orang yang layak subsidi alias tepat sasaran.
Newer Post Older Post Home

2 comments:

  1. bagus juga tuh namanya pertamini :D

    ReplyDelete
  2. Klo pertamono itu saudaranya Mas Bambang Om..

    ReplyDelete